Tjiang, The Best Nasi Campur in Bandung

Saat ini saya ingin membahas salah satu makanan ChiniseFood kegemaran saya, yaitu Nasi Campur. Nasi Campur yang terdiri dari Sate, Baso Goreng, Samcan, Daging Merah Babi serta Ayam rebus ini paling afdol apabila dimakan dengan Nasi Hainam (Nasi yang diberi bumbu kaldu ayam). Karna saya sudah 30 tahun tinggal di kota Jakarta dan telah mencicipi banyak nasi campur yang berkualitas disana sebelum berdomisili di bandung, penilaian terhadap Chinese Food yang satu ini cukup tinggi. Dan nyatanya di kota bandung, saya sering dikecewakan dengan rasa yang disajikan para penjual nasi campur. Ditengah pencarian saya, akhirnya saya menemukan dari restoran yang menjual rasanya mirip dengan kriteria yang saya cari. Restoran itu adalah Nasi Campur Tjiang. Restoran ini memiliki 2 cabang di Kota Bandung yaitu di Jalan Kebon Jati dan di Jalan Cibadak. Saya menjatuhkan pilihan ke tempat kedua karna akses untuk parkir mobil lebih mudah.

image

Ini sekilas penampakan dari rumah makan Tjiang. Posisi tepatnya ada di Jalan Cibadak yang dekat Klenteng. Langsung saja saya melihat buku menu.

image

Disini ada pilihan nasi Hainam/ Putih campur atau nasi Hainam Campur Spesial. Perbedaannya hanya terletak di banyak porsi daging babi yang disajikan serta harga yang lebih mahal Rp 5000.
Saya memilih yang tidak menggunakan Ayam supaya mendapatkan porsi daging Babi yang lebih banyak.

image

Nah ini dia foodlovers. Sangat menarik bukan? Sate Babinya terasa legit dan juicy, Baso gorengnya tidak alot dan gurih, Daging Merahnya manis tapi tidak giung dan yang terpenting daging Samcan nya ketika dikunyah sangat crispy. Dan yang menjadi bintang dari hidangan ini tentu saja adalah nasi hainam yang bukan saja gurih tapi sangat pulen. Tak heran 1 porsi seperti tidak cukup untuk memenuhi rasa lapar saya. Jangan lupa juga untuk menambahkan saos manis dan sambal yang tersedia untuk menambah kelezatan makanan ini.

Harga : Rp 35.000- Rp 45.000
Tingkat kenikmatan : 9
Value for money : 9
Lokasi : Jalan Cibadak no 252

Conclution : Jika Anda mendambakan menikmati Nasi Campur yang berkualitas, Tentu saja pilihan itu jatuh kepada Nasi Campur Tjiang, The Best Nasi Campur in Bandung. Tunggu apalagi? Let’s Dig In !

Advertisements

Bebek Kaleyo

Saat ini saya ingin menulis tentang makanan yang sedang menjadi favorite keluarga saya akhir-akhir ini. Bebek Kaleyo ini saya tau dari TV Cable sebagai pemenang Foodwars Asia (Acara kompetisi makanan yang mempertandingkan 2 restoran pilihan yang menjual makanan khas dari suatu Negara). Saking penasarannya kami segera menghampiri restoran yang merupakan cabang dari Jakarta, yang letaknya berada di belokan menuju Tol Pasteur di perempatan lampu merah di Jalan Pasir Kaliki.

image

image

     (Photo credit by kompasiana.com)

Beginilah sekilas penampakan restoran bebek kaleyo. Tempat ini merupakan eks Factory Outlet Bali heaven.  Tempatnya terasa nyaman dan teduh yang banyak didominasi dengan ornamen kayu, sehingga ikut menggugah selera makan. Sebenarnya saya mempunyai ekspektasi yang cukup tinggi akan kuliner bebek, karna dalam kamus saya bebek yang enak
hanya ada di bali yang memang sudah sangat tersohor akan kelezatannya itu. Terlebih bebek yang tidak diolah dengan baik, akan berbau dan terasa keras ketika dikunyah. Tanpa banyak basa basi saya langsung melihat buku menu. Disini ternyata banyak varian bebeknya. Dari bebek kampung, bebek muda dan bebek peking serta yang import. Sesuai saran dari pelayan, saya memesan bebek kampung yang menjadi menu favorite. Yang saya pesan adalah 2 tipe yaitu bebek kampung goreng kremes dan goreng cabe hijau.

image

image

Dan benar setelah saya cicipi,  bebek kremesnya tidak berbau. Bumbu meresap dengan sempurna sehingga dagingnya terasa juicy dan gurih. Dan yang tepenting kulit bebeknya tidak alot. Persis dengan kriteria yang saya inginkan. Saya serasa sedang menyantap ayam goreng crispy saking enaknya. Apalagi setelah saya mencoba varian yang memakai sambal hijau, membuat lidah serasa bergoyang. Ternyata sambal hijau inilah rahasia bebek kaleyo yang tidak dimiliki bebek yang lainnya. Rasa sambal hijaunya seperti sambal masakan padang. Tidak terlalu pedas tetapi lebih nikmat karna ada minyak sari kaldu bebeknya sehingga terasa sangat gurih. Apalagi setelah dipadukan dengan daging bebeknya, menjadi kombinasi yang sempurna sehingga membuat anda seperti ingin terus menyantap bebek ini.
Saya sarankan anda memilih menu yang ada optional yang memakai cabe hijaunya seperti bebek kampung, bebek muda dan bebek cabe hijau. Karna ternyata menu bebeknya tidak semua bisa memakai cabai hijau ini. Disini tersedia juga pake hemat dengan porsi yg lebih kecil sudah termasuk nasi dan minum sehingga terasa lebih murah. Dan yang lebih penting yang perlu anda ketahui, porsi bebek dan sambal hijau akan lebih banyak jika di take away dibandingkan makan di tempat. Selain menghemat biaya nasi yang terbilang cukup mahal, anda akan lebih puas menikmatinya di rumah. Pilihlah juga bebek muda untuk porsi yang lebih besar. Bebek ini tersedia juga dalam bentuk Bebek bakar.

Harga : Rp 18.500-103.000 (Bebek utuh)
Tingkat kenikmatan: 9
Value for money: 9
Lokasi :  Jalan Pasir Kaliki 185-189
Telepon : 022 95100413

Conclution :  Jika Anda ingin menikmati Bebek Goreng yang juicy dengan sensasi sambal hijau yang pedas dan gurih serta harga yang terjangkau, Bebek Kaleyo adalah pilihan yang tepat. Jadi tunggu apalagi? Let’s Dig In !